Cara memulai usaha : cara mendirikan usaha atau cara merintis usaha dari nol

Cara memulai usaha : cara mendirikan usaha atau cara merintis usaha dari nol– Setiap orang lebih ingin membuka usaha sendiri dari pada harus bekerja pada orang lain, namun untuk sukses dalam sebuah usaha bukan perkara yang mudah dan bahkan banyak orang yang malah terpuruk dengan usahanya.

memulai usaha
memulai usaha

Jika kita amati, kebanyakan orang yang terpuruk dalam menjalan usahanya karena mereka kurang memahami tentang usaha yang di jalankannya sehingga usaha yang di jalankannya sangat sulit untuk maju dan berkembang.

Padahal jika kita menguasai usaha yang kita jalankan, dapat di pastikan usaha tersebut akan cepat maju dan berkembang. Namun kita harus benar-benar menguasai berbagai aspek yang ada di dalamnya.

Seperti pepatah mengatakan “ lebih baik 1 jam setengah untuk mengasah pedang dari pada 2 jam menebang dengan pedang yang tumpul”. Artinya apa?.. sebelum kita memulai sebuah usaha kita harus melakukan analisa tentang usaha yang akan kita jalankan, dari kemungkinan terbesar hingga kemungkinan-kemungkinan terkecil yang dapat saja terjadi tanpa kita sadari.

Adapun yang harus kita perhatikan antara lain:

  1. Pasar
  2. Pesaing
  3. Kemampuan diri sendiri
  4. Jangka waktu usaha
  5. Teknik untuk mengembangkan usaha
  6. Lokasi usaha
  7. Modal yang dibutuhkan dan lain sebagainya.

Semua itu merupakan hal-hal yang sangat penting di analisa sebelum memutuskan untuk menjalankan usaha yang kita inginkan, bahkan kemampuan diri sendiripun harus kita pertimbangkan.

Jangan sampai kita tergiur dengan hasil yang di peroleh oleh orang lain sehingga kita mencoba usaha tersebut yang padahal usaha tersebut tidak sesuai dengan kemampuan dan minat diri sendiri.

Maka dari itu ada baiknya usaha yang kita jalankan sesuai dengan kemampuan dan hobby kita masing-masing karena jika akan lebih senang menjalaninya dari pada usaha yang terpaksa karena melihat hasil.

Setelah kita menganalisa usaha yang akan kita jalankan dan merasa yakin dengan usaha tersebut akan membawakan hasil maka selanjutnya adalah menjalankan usaha sesuai aturan dengan benar.

Langkah-langkah mendirikan sebuah usaha antara lain sebagai berikut:

  1. Memulai usaha dari kecil

Dalam menjalankan sebuah usaha sebaiknya kita mulai dari nol, jangan langsung menggunakan modal besar untuk memulainya. Kita harus memperlajari berbagai hal yang ada di dalamnya seperti produksi dan pelayanan yang benar kepada para pelanggan.

Meskipun kita melakukan analisa terlebih dahulu, akan tetapi hal itu saja tidak cukup untuk membuat kita maju dalam sekejap. Kita harus melakukan analisa terlebih dahulu dalam menjalankan usaha tersebut.

Andai kata terjadi kerugian, tentu tidak terlalu besar dan kita mudah untuk bangkit kembali dengan cara yang berbeda dari sebelumnya.

  1. Evaluasi

Setiap kegagalan dan keberhasilan kita harus melakukan analisa dan mengevaluasi keadaan tersebut. Jika kegagal terjadi, apa yang menyebabkan kegagalan tersebut dan jangan samppai hal itu terulang kembali dan harus kita evaluasi.

Atau kita dapat melihat pengusaha yang sama di daerah lain yang mengalamu kebangkrutan, dengan begitu jangan sampai kita mengalami hal yang sama dengan mereka.

  1. Inovasi

Meskipun usaha kita meningkat secara drasti, jangan sampai hal itu membuat kita berhenti berkarya disitu saja, kita tetap harus banyak belajar dan berkreasi sebisa mungkin sehingga usaha yang kita jalankan dapat berkembang lebih besar dari pada yang kita harapkan.

Bahkan pesaing lainpun akan sangat sulit untuk mengibangi usaha yang sama dengan kita jika kita terus berkreasi dan memunculkan ide-ide baru yang menarik perhatian para pelanggan.

  1. Perbanyak sedekah dan membantu orang lain
Cara memulai usaha : cara mendirikan usaha atau cara merintis usaha dari nol
Perbanyak sedekah dan membantu orang lain

Meskipun nampaknya kita mengeluarkan uang untuk membantu orang lain, ternyata hal itu tidak membuat uang kita berkurang sama sekali. Bahkan uang kita akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya pelanggan usaha kita.

Jika kita selalu membantu orang lain maka orang tersebut sudah pasti akan mendoakan kita, terutama mereka yang memang sangat membutuhkan pertolongan. Jika kita menolong mereka di saat susah maka mereka akan kembali ketika senang.

Kisah nyata, tidak ada penjual KFC yang begitu ramai pengunjung. Saya perhatikan KFC buatannya tidak jauh berbeda dengan KFC yang lain, dan saya bertanya kepada 5 orang pelanggan setianya. Dan saya menemui 2 orang yang memberi jawaban yang sangat menarik yaitu karena si penjual KFC tersebut suka memberi orang yang kurang mampu sehingga sanak saudara orang yang di tolong tersebut selalu membeli di tempat usahanya.

Hal ini menunjukkan keterkaitan hubungan sosial kita dengan yang lain, jika kita menolong orang maka keluarga yang di tolongpun akan turut merasakan membalas budi atas jasa yang kita tanamkan tersebut. Namun bukan berarti kita harus mengharap balas budi, jangan salam paham.

Kesimpulan

Jika kita melakukan analisa sebelum memulai sebuah usaha dan kita melakukan usaha tersebut dengan benar, percayalah bahwa kita akan berhasil. Namun agar keberhasilan tersebut di warnai dengan kebahagiaan tentu kita akan di hadapkan dengan beberapa rintangan.

Seperti uang yang di beri oleh orang tua, biasanya habis tanpa arti. Berbeda halnya dengan uang yang dihasilkan jeri payah sendiri maka akan terasa lebih berarti. Begitu pula dangan usaha, yang kita perlukan adalah semangat juang tiada henti dan terus belajar dan berkembang hingga batas yang tidak pernah terpikirkan oleh semua orang.

Demikian artikel singkat ini, semoga membawa manfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.