Wanita Ini Tiap Pekan Bawa Startup Lokal ke Silicon Valley

Wanita Ini Tiap Pekan Bawa Startup Lokal ke Silicon Valley

Wanita Ini Tiap Pekan Bawa Startup Lokal ke Silicon Valley

Photo :

  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama Rifki

VIVA.co.id – Perusahaan rintisan atau startup karya lokal diminta harus menjadi pemain di rumah sendiri. Untuk merasa nyaman bermain di kandang, perlu didorong dengan ekosistem digital di Indonesia.

Chief Executive Officer dan Founder Bubu.com, Shinta Witoyo Dhanuwardoyo mengatakan, kini saatnya memulai untuk menjadi kewirausahaan. Sebab, kalau tidak dimulai dari sekarang maka tidak ada kata siap.

“Salah satunya Startup Hunt. Kita mendorong ekosistem digital yang merupakan bagian membangun startup ecosystem di Indonesia,” kata Shinta kepada VIVA.co.id, di sela Seminar IDByte 2017 Connected, Kamis, 28 September 2017.

Sedikit informasi, Startup Hunt adalah pencarian startup lokal untuk dididik menjadi lebih berkualitas, berwawasan serta memiliki jaringan yang lebih luas.

Wanita yang sudah bergelut di dunia digital sejak 1996 itu sudah membangun lembaga nonprofit di Silicon Valley, California, Amerika Serikat. “Ini kan saling terkait. Saya punya jaringan untuk diperkenalkan ke teman-teman startup,” ujarnya.

Ia mengaku setiap pekan membawa startup lokal ke AS. Shinta mengaku, startup yang dibawanya bukan hanya hasil didikan Bubu, tetapi siapa saja bisa ikut. Asalkan, lanjut dia, memenuhi kriteria dan siap untuk menjadi startup profesional.

Shinta juga menegaskan, hal utama yang dibutuhkan startup pemula adalah bimbingan atau mentoring.

Karena, pemilik startup baru kali pertama membuat perusahaan dan itu tidak mudah jika tidak memiliki pembimbing yang memang ahli.

“Saya waktu membangun perusahaan tidak ada yang mengarahkan. Murni sendirian belajar. Makanya prosesnya lama. Apalagi, dari sisi infrastruktur dan pasar, tidak sebesar sekarang,” katanya.

Selain mentoring, yang dibutuhkan adalah angel investor. Ia mencontohkan dia yang berperan sebagai pendonor dana sekaligus mentoring melalui Bubu.com.

“Tak lupa juga business model dan making money. Seorang enterpreneur itu tidak hanya menghidupi diri sendiri tapi anak buah,” tutur Shinta. (ase)





Viva.co.id

Leave a Reply